Sejarah

Perguruan Sabbihisma adalah suatu lembaga yang bergerak dibidang pendidikan dan dakwah Islam. Lahir dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat Provinsi Sumatera Barat umumnya dan kota Padang khususnya, akan sekolah yang berbasis Al Qur’an dan agama  Islam di kota Padang.

H. Zulkifli Imam Said, seorang Pengusaha bahan bangunan di kota Padang, yang sebelumnya telah merintis pendidikan untuk kanak-kanak di lingkungan rumah dan tokonya serta penyelenggaran khursus Bahasa Arab di Masjid Muhammadan  membincangkan niatnya dengan beberapa pemuda yang tergabung dalam organisasi Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Sumatera Barat. Musyawarah ini ternyata berbuah berkah karena berakar dari cita-cita yang sama yaitu ingin mewujudkan satu lembaga pendidikan Islam berbasis Al Qur’an di Kota Padang. Allah mempertemukan dengan Bapak H. Zulkifli Imam Said yang telah berkeinginan mewujudkan sekolah Islam berbasis Al Qur’an. Persamaan keinginan dan cita-cita ini melahirkan satu unit Perguruan Tinggi (D1) dan satu unit sekolah, yaitu Pendidikan Guru TK Al Qur’an (PGTK) Program 1 tahun, untuk tingkat mahasiswa (Perguruan Tinggi), beralamat di lantai II Toko Pembangunan & CO Jalan S.Parman, No. 36 Lolong Padang maka pada tanggal 20 Juli 1995. Menyusul penyelenggaraan Taman Kanak-Kanak Al Qur’an (TKA) Sabbihisma, untuk tingkat tingkat dasar (pra sekolah), beralamat di jalan Berok Raya Siteba Padang, lahir tanggal 1 Juni 1996. Namun, satu tahun kemudian (1997), ternyata persyaratan pendirian sebuah unit pendidikan resmi (sekolah) hanya boleh di payungi oleh satu lembaga pendidikan atau yayasan saja maka dua lembaga ini dipisah pengelolaannya.  TK Al Qur’an Sabbihisma di kelola oleh Yayasan Fahmul Qur’an, dibawah pimpinan Bapak. H. Zulkifli Imam Said.

  • Penyebutan Nama “Sabbihisma:

Terkesan dengan makna ayat dalam Al Qur’an, Surat Al A’la ayat 1

سَبِّحِ اسۡمَ رَبِّكَ الۡاَعۡلَىۙ‏

                                 “Sucikanlah nama Tuhanmu Yang Mahatinggi”

Bahwa seluruh orang beriman dianjurkan untuk mensucikan Nama Allah yang Maha Tinggi dalam segala hal, baik dalam bentuk ucapan, perbuatan dan pembuktian sehingga nyata bahwa nama allah itu suci, bersih dan agung kapan dan dimana saja. Salah satu sarana efektif untuk mewujudkan dakwa tersebut adalah melalui sarana Pendidikan. Maka ditetapkan nama lembaga pendidikan ini dengan nama “Sabbihisma Robbikal A’la”, tapi kerena terlalu panjang untuk disebutkan, maka disingkat “Sabbihisma”

  • Perkembangan Perguruan Sabbihisma Dari Masa Ke Masa

Alhamdulillah, dengan ridho Allah Swt, lembaga pendidikan Perguruan Sabbihisma, dibawah. naungan Yayasan Fahmul Qur’an, Pimpinan Bapak H. Zulkifli Imam Said, mulai dari awal berdiri (tahun 1996) sampai saat ini telah berkembang menjadi sata lembaga pendidikan yang telah dikenal di Kota Padang, lembaga ini mengemban moto “Sekolah Langsung Mengaji ” artinya : artinya anak-anak belajar sekolah umum sambil “mengaji”.

Belajar Al Qur’an seperti belajar Baca Tulis Al Qur’an, Tajwid, Irama dan Hafalan Al Qur’an, dan dapat juga diartikan secara lugas yaitu anak-anak dalam belajar, materinya selalu dikaitkan dengan ayat-ayat Al Qur’an yang berhubungan dengan materi tersebut, maka muncullah sebuah kajian bagaimana keterkaitan Allah Swt dengan alam semesta ini. Di samping itu pun anak tak hares lagi belajar mengaji sore hari, sebagaimana kebiasaan warga Sumbar, karena Sabbihisma telah mengintegrasikan atau menggabungkannya dalam satu wadah pendidikan. “Sekolah Langsung Mengaji” ini.

Saat ini Perguruan Sabbihisma telah mempunyai beberapa unit satuan pendidikan yaitu: TK 7 buah, SD 4 buah, SMP & SMA Plus Pesantren 1 buah dan Perguruan Tinggi Sabbihisma telah dijajaki namun belum, terealisasi. Perguruan Sabbihisma telah menebarkan ribuan alumni, dan telah membcrdayakan ratusan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, serta telah puluhan kali membanggakan orang tua karena anaknya mampu meraih prestasi, baik dalam ibadah maupun keilmuan.